Perang AS-Israel Vs Iran, BP3MI Sultra: Kondisi TKI di Timur Tengah Masih Aman

Kendari, Sultratv.id – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memonitor perkembangan perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran yang terus berkecamuk.
Kemelut perang tersebut mulai memunculkan kekhawatiran bagi pemerintah Indonesia, karena memikirkan nasib para TKI Migran yang masih berada di negara Timur Tengah termasuk di negara Iran.
Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar mengatakan bahwa untuk sementara TKI Migran di Timur Tengah masih dalam kondisi aman saat ini.
Namun, bila konflik perang semakin luas maka dimungkinkan ada upaya evakuasi dan pemulangan TKI secara massal.
“BP3MI Sultra siaga penerimaan aduan melalui call center,” katanya.
Langkah pemerintah saat ini secara tegas akan menerbitkan moratorium pelarangan sementara pengiriman TKI bekerja ke luar negeri khususnya ke wilayah konflik perang.
Sejauh ini BP3MI Sultra belum memiliki data pasti jumlah TKI migran yang tersebar di wilayah timur tengah termasuk di iran lantaran sebagian TKI disinyalir bertolak bekerja ke Timur Tengah dengan jalur ilegal sehingga tidak terdata secara resmi.
“Kami sejauh ini belum mengetahui data pastinya, karena sebagian TKI pergi bekerja ke negara Timur Tengah lewat jalur ilegal,” jelasnya
Data BP3MI menyebutkan, jumlah TKI Migran asal Sultra yang berada di luar negeri saat ini lebih dari 500 orang.
Editor : LAN




















