Bupati Muna Barat Tingkatkan Taraf Hidup Nelayan dengan Bantuan Sektor perikanan dan Kelautan

Muna Barat-Sediktinya 296 nelayan di Kabupaten Muna Barat menerima bantuan alat tangkap dari pemerintah daerah. Bantuan ini dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Pemberian alat tangkap ini merupakan upaya Pmeda Muna Barat dalam mendukung kesuksesan program perikana dan kelautan khususnya bagi kelompok nelayan, dimana melaut adalah sumber utama ata pencarian mereka.
La Ode Darwin menyatakan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan sektor unggulan utama yang sangat strategis di Muna Barat, karena potensinya begitu besar sebagai sumber daya kelautan dan perikanan dalam pengembangan usaha perikanan tangkap masyarakat Muna Barat.
“Dengan bantuan ini benar-benar bisa menunjang sektor ekonomi masyarakat nelayan, dan jumlahnya ada 296 nelayan dan bersumber dari dana hibah Pemerintah Kabupaten Muna Barat dengan total anggaran lebih dari Rp1,7 miliar,” katanya.La Ode Darwin berharap bantuan ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh nelayan.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi kapal atau perahu fiber, berbagai alat tangkap ikan, bagang apung dan waring bagang apung, alat tangkap bubu rajungan, jaring rajungan, pukat ikan, pukat terapung, bahan pembuatan perahu fiber, jala buang, mesin kapal, serta rehabilitasi pematang dan pintu tambak.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muna Barat, Sukarti Lykra, mengatakan 296 nelayan penerima bantuan tersebut bisa memanfaatkanya untuk kepentingan ekonomi mereka.
“Bantuan berupa kapal atau perahu fiber, alat tangkap bubu rajungan, jaring rajungan, pukat ikan, pukat terapung, bagang apung, bahan pembuatan perahu fiber, waring bagang apung, jala buang, mesin kapal, serta rehabilitasi pematang dan pintu tambak,” tukasnya.
Para nelayan tersebut tersebar di Desa Umba, Latawe, Tanjung Pinang, Lakawoghe, Katela, Momuntu, Gala, Tiga, Mandike, Bero, Santigi, Santiri, dan Tondasi.
La Ode Abubakar



















