TPS Hilang, Sampah Warga Banyak Berhamburan, DPRD Kendari Desak DLHK Kerja Lebih Serius

, Sultratv Portal
11 Februari 2026, 17:00 Wita 192 x dibaca
Apriliani Puspitawati pun menyoroti minimnya tempat sampah

Sultratv.id – DPRD Kota Kendari menyoroti masih seringnya dijumpai tumpukan sampah yang berhamburan di pinggir-pinggir jalan Kota Kendari.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari lebih serius bekerja mengatasi permasalahan sampah.

“Pengelolaan sampah ini perlu penanganan yang lebih serius karena sampai saat ini tumpukan sampah yang berhamburan masih kita temukan di jalan-jalan,” kata Apriliani Puspitawati, Rabu (11/2/2026).

Menurut Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Mandonga – Puwatu ini, penyebab masih banyaknya tumpukan sampah yang berhamburan dikarenakan tak adanya bak sampah.

“Pembuatan bak sampah itu perlu. Sekarang warga bingung mau buang sampah di mana. Bak sampah sudah dilarang, tapi kontainer sampah juga masih sangat kurang kita lihat di lapangan,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari ini.

Apriliani Puspitawati pun menyoroti minimnya tempat sampah ini karena tak sejalan dengan imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Kendari.

“Slogan buang sampah di tempatnya kayaknya sudah tidak berlaku di Kota Kendari karena tempat sampahnya sudah tidak ada,” tegasnya.

“Kalaupun ada kontainer sampah hanya di beberapa titik, tidak sebanding dengan populasi dan sebaran warga Kota Kendari,” tambah mantan Putri Indonesia perwakilan Sultra ini.

Menurut Apriliani Puspitawati, kurangnya tempat sampah membuat buangan limbah rumah tangga warga tak jelas titik pembuangannya.

“Susah sekali temukan tempat sampah. Warga hanya buang di pinggir jalan, berharap diangkut mobil sampah, tapi kenyataannya mobil sampah juga tidak segera mengangkut. Alhasil hanya dihambur kembali hewan liar di pinggir jalan, sehingga menyebarkan bau tak sedap,” jelasnya.

Ia mengaku, persoalan sampah ini didapatinya secara langsung saat dalam perjalanan maupun secara tidak langsung melalui keluhan warga.

“Kalau aduan warga itu selalu ada setiap kali kami turun ke masyarakat. Keluhannya sama terkait tempat sampah ini,” ungkap Apriliani Puspitawati.

Untuk itu, ia meminta dinas terkait agar lebih serius dalam menangani permasalahan ini. Ia juga mengapresiasi langkah sejumlah aparat pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan yang bergerak bersama warganya menangani masalah sampah.

Editor: LAN

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *